Rabu, 09 Juli 2014

Hadapi Pasar Global ASEAN 2015, Program Studi D3 Kebidanan lakukan Pelatihan Implanon

Arteri,Bandung- Program Studi D3 Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung bersama dengan HMPS D3 Kebidanan mengadakan suatu seminar dan pelatihan berjudul “Seminar dan Workshop Pemasangan dan Pencabutan Impanon”.  Seminar dan worksop ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Juli 2014 dan dimulai pada pukul 09.00. Acara ini diselenggarakan di Aula STIKes Dharma Husada Bandung yakni ruang B1-B3.
Seminar ini dihadiri oleh kurang lebih 90 peserta dari D3 Kebidanan semester IV STIKes Dharma Husada Bandung. Materi mengenai Kontrasepsi Implanon ini disampaikan oleh beberapa tenaga medis yang ahli dalam bidangnya.
Setelah materi disampaikan, para peserta diberikan pelatihan implanon dari para pemateri. Para peserta dibagi dalam kelompok kecil dan diberikan pelatihan mengenai implanon tersebut dan para peserta diperbolehkan mencoba memasang dan melepas implanon satu persatu.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat sekali. Karena dengan pelatihan implanon kemarin mahasiswi Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung bisa saja mempunyai keeraamilan yang mungkin tidak diberikan di kebidanan STIKes lain yaitu mengenai pemasangan dan pencabutan implanon” menurut salah satu peserta seminar, Kania rosa.
“Selain itu, menyambung sambutan dari Kang Panji (Presiden Mahasiswa STIKes DHB) bahwa pada tahun 2015 itu akan adanya pasar global ASEAN dimana tenaga kerja khususnya tenaga kesehatan dari luar akan masuk ke Indonesia. Nah, bagaimana dengan kesiapan tenaga kesehatan kita menyikapi semua itu ? Yaitu dengan cara melatih skill dan knowledge dengan cara salah satunya yaitu dengan mengikuti pelatihan eperti halnya pelatihan pemasangan dan pencabutan implanon ini” sambung Kania.
“Seminar dan Workshop pemasangan dan pencabutan implanon yang kami laksanakan kemarin pada tanggal 8 Juni 2014 itu menarik sekali. Kenapa ? Karena semua peserta dapat mempraktekannya secara langsung sehingga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan guna meningkatkan keterampilannya dalam pemasangan KB implanon” menurut Agustin, Ketua Pelaksana acara tersebut. “Mudah - mudahan kami dapat melaksanakan acara seminar dan workshop yang lebih keren dan bermanfaat lainnya di lain waktu” tambahnya.
Jadi pelatihan ini sangat penting karena dengan diadakannya pelatihan ini, kita sebagai tenaga kesehatan dapat mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Pasar Global ASEAN, sehingga tidak hanya mampu menguasai materi saja, kita juga dapat bersaing dan menunjukan ke dunia internasional bahwa tenaga kesehaan kita pun mempunyai skill yang memadai untuk bersaing di Pasar Global nantinya.(aghina)

Aghina Natasza (400.413.0041)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar